Sang Pemimpi

Posted on May 8th, 2008 by illuminati.
Categories: Love.

Illuminati sebuah kata yang dapat diartikan sebagai “Yang tercerahkan”. Namun untuk masalah cinta, bahkan “Yang tercerahkan” pun mengalami masalah tentang hal tersebut. Apa itu cinta? Apakah kita harus memperjuangkan cinta itu? Itu merupakan hal yang setiap orang pasti memiliki jawabannya masing-masing. Di sini saya tidak ingin membahas mengenai apa itu cinta, namun saya ingin berbagi cerita mengenai “Sang Pemimpi” seorang manusia yang memperjuangkan cintanya dalam buaian mimpi, dengan harapan Anda dapat tercerahkan untuk menjawab pertanyaan saya yang kedua.

<Sang Pemimpi> Cinta datang di depan matanya, dalam wujud gadis cantik nan mempesona. Ia pun menyadari kedatangan sang gadis, ia merasa inilah seorang gadis yang akan menjadi “pelabuhan”nya. Namun apa yang dilakukannya? Ia hanya bermain di dalam mimpimya, mengagumi sang gadis dari sisi gelapnya. Ia hanya berharap suatu saat nanti, sang gadis menyadari perasaannya dan menjadi belahan jiwanya. Waktu terus berlalu, kesempatan demi kesempatan dilewatinya dengan bermodalkan sebuah “pengharapan”. Apakah semua usahanya itu berhasil? Tentu saja tidak! Sang gadis bukanlah seorang paranormal yang dapat membaca pikiran orang lain. Namun sang pemimpi dengan bodohnya hanya dapat terus berharap, berharap akan sebuah keberuntungan yang membantu dirinya mendapatkan sang gadis. Lagi-lagi asa tinggallah asa. Sang gadis pergi  dan apa yang dapat dilakukan sang pemimpi. Ia hanya mendapatkan penyesalan akan kebodohan dirinya, menangisi setiap kesempatan yang telah disia-siakan. Ia pun baru benar-benar memahami apa yang dikatakan orang, bahwa “Anda tidak akan pernah tahu apa yang anda miliki saat ini, hingga nanti Anda kehilangannya” Apa yang ada di depan matanya, sesuatu yang sungguh berharga, pergi begitu saja dan yang tersisa hanya sebuah penyesalan.

Kisah di atas mungkin pernah dialami oleh Anda, para pencari cinta. Sungguh sulit hidup sebagai manusia, namun menurut saya lebih sulit lagi menemukan “belahan jiwa” Anda, orang yang tepat untuk mendampingi hidup Anda, sebuah pelabuhan yang tenang di tengah samudera luas. Jadi apakah cinta itu harus diperjuangkan? Tentu saja ya! Bagi Anda yang telah menemukannya, saya ucapkan selamat dan jangan pernah menyia-nyiakannya. Sadarlah dengan apa yang Anda miliki hari ini dan bersyukurlah. Tentu saja kita semua berhak untuk mempertahankan semua yang kita miliki, termasuk itu cinta kita. Namun bagi Anda yang belum mendapatkannya dan bernasib sama dengan “Sang Pemimpi”, berjuanglah untuk mendapatkan cinta Anda. Kalau ada orang berkata bahwa “Wanita itu sensitif” dan Anda menyangka bahwa ia akan mengetahui perasaan Anda, segeralah berubah pikiran karena “Tidak semua wanita itu sensitif”. Wanita bukanlah seorang “paranormal” atau “peramal” yang dapat membaca pikiran Anda. Percayalah! Hal ini telah teruji oleh  Illuminati. Semoga Anda tercerahkan dan selamat berjuang!

 

 

6 comments.